Pengaruh Makanan Siap Saji dan Aktivitas Fisik Terhadap Obesitas
Pengaruh
Makanan Siap Saji dan Aktivitas Fisik Terhadap Obesitas
Siti Yoanny Putri
S1 Keperawatan
C1AA18110
Apakah
benar makanan siap saji atau yang lebih dikenal dengan fast food dapat mengakibatkan obesitas ? yuk simak penjelasannya
Obesitas
merupakan kondisi kronis akibat penumpukan lemak dalam tubuh yang sangat
tinggi. Obesitas terjadi karena asupan kalori yang lebih banyak dibanding
aktivitas membakar kalori, sehingga kalori yang berlebih menumpuk dalam bentuk
lemak. Apabila kondisi tersebut terjadi dalam waktu yang lama, maka akan
menambah berat badan hingga mengalami obesitas.
Obesitas disebabkan oleh
multifaktor, didalamnya terdapat komponen genetik (keturunan) dan perilaku. Kebiasaan
makan dan aktivitas fisik merupakan
bagian dari komponen perilaku dimana keduanya dipengaruhi faktor lingkungan,
sosial, ekonomi dan budaya. Contohnya pola makan di kota - kota besar telah
bergeser dari pola makan tradisional yang mengandung banyak karbohidrat, serat,
dan sayuran ke pola makan barat seperti fast food yang mengandung tinggi lemak,
gula, dan garam tetapi miskin serat dan vitamin sehingga memiliki mutu gizi yang
tidak seimbang, yang merupakan salah satu faktor munculnya obesitas pada remaja.
Terjadinya obesitas pada remaja berisiko
menjadi obesitas pada saat usia dewasa dan berpotensi dapat menyebabkan
penyakit kardiovaskuler (penyakit yang berhubungan dengan jantung dan darah)
dan metabolik (penyakit medis yang berkaitan dengan produksi energi didalam
sel). Di samping itu, peningkatan pola hidup sedentary (kurang gerak) seperti
menonton televisi, bermain komputer dapat mengakibatkan terjadinya penurunan
aktivitas fisik.
Dalam tren makanan siap saji di cina,
berat badan dan prevalensi obesitas telah meningkat dengan cepat pada
anak-anak, dan angka keseluruhannya terdapat pada kota-kota besar seperti Beijing
lebih dari 20%. Berbeda dengan di cina, malaysia mengungkapkan bahwa tren makanan
siap saji hampir 84% terjadi pada mahasiswa kisaran umur 24 tahun.
Meskipun
secara statistik tidak
terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi fast food dengan obesitas,
tetapi menurut penelitian lain menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi fast
food dua kali seminggu juga dapat menimbulkan peningkatan rerata
energi harian sebesar 750 kkal, yang rata-rata setahun dapat menambah berat
badan sebesar 8,8 kg.
Maka dari itu, mengurangi makan fast
food dapat membantu kita menjauhi obesitas. Hal mudah yang dapat dilakukan oleh
anak usia sekolah yaitu dengan melakukan aktivitas fisik seperti bermain sepak
bola, bulu tangkis, basket dan mengikuti ekstrakulikuler lainnya. Dan untuk
usia remaja hingga dewasa dapat dilakukan aktivitas ringan seperti lebih
memilih menaiki tangga dibanding menggunakan lift.
Terimakasih, semoga bermanfaat. . .
Referensi
Pramono, A., Sulchan, M., (2014). Kontribusi Makanan Jajan
dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Obesitas Pada Remaja di Kota Semarang.
Vol. 37, No. 2, 129-136
Rafiony, A., Purba, M, B., Pramantara, D, P. (2015).
Konsumsi Fast Food dan Soft Drink Sebagai Faktor Risiko Obesitas Pada Remaja.
Jurnal Gizi Klinik Indonesia. Vol. 11, 170-178
Zamzani, M., Hadi, H., Astiti, D. (2016). Aktifitas Fisik
Berhubungan Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Gizi dan
Dietetik Indonesia. Vol. 4, No. 3, 123-128
Abdullah, N, N., Mokhtar, M, M., Kubaisy, W, A., dkk.
(2015). Trend on Fast Food Consumption in Relation to Obesity Among Selangor
Urban Community. Procedia-social and Behavioral Sciences 202 (2015). 505-513
Xue, H., Wu, Y., Wang, X., dkk. (2016). Time Trends in Fast
Food Consumption and its Association with Obesity Among Childern in China.
Journal Pone. 1-14
Sangat bermanfaat👍
BalasHapusBermanfaat bangetttt👍
BalasHapusBermanfaat banget
BalasHapusBagus sekali ini sangat bermanfaat, sukses yaaa👍
BalasHapusSangat bermanfaat, sukses terus 👍
BalasHapusTerimakasih kepada pembuat blog ini sangat membantu menyadarkan diri saya agar beraktivitas dan mengurangi makanan cepat saji
BalasHapusBermanfaat sekali
BalasHapusTerimakasi infonya
BalasHapusTerimakasih infonya sangat bermanfaat;)
BalasHapusTerimakasih sangat bermanfaat sekali
BalasHapusTerima kasih, semoga bermanfaat
BalasHapusInfo yg bgus. Sngt bermanfaat. Trmksh...
BalasHapusBermanfaat sekali informasi nya. Terima kasih
BalasHapusBermanfaat sekali kak
BalasHapusBagus sekalii bermanfaat..
BalasHapusSangat bermanfaat terimaksih infonya, sukses selalu👍
BalasHapusInfo yang sangat bermanfaat ����
BalasHapusSangat bermanfaat👍
BalasHapusSangat bermanfaat����
BalasHapus👍👍👍
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat sekali👍
BalasHapusTerimakasih untuk ilmu yang sangat bermanfaat ini
BalasHapusBermanfaat banget infonya��
BalasHapusBermanfaat sekali, membantu menumbuhkan kesadaran buat menerapkan hidup sehat
BalasHapussangat sangat bermanfaat👍🏻
BalasHapusBermanfaat sekali👍👍
BalasHapusBermanfaat sekali 👍
BalasHapusSangat bermanfaat sekali, bagi kita yg belum sadar betapa pnting nya gya hidup trhadap kesehatan
BalasHapusSangat bermanfaat 👍
BalasHapusSangat bermanfaat, tp bisa gk sekalian ngasih tips diet nya gitu 🙏..
BalasHapusDitunggu👌
Wow sangat bermanfaat
BalasHapus